Pada era Republik Tiongkok, Wen Mian dibuang ke desa akibat ayahnya mengutamakan selir. Lima belas tahun kemudian, ia dipaksa menikah dengan Qin Taihe, panglima muda kejam yang dikabarkan telah membunuh dua istrinya. Dengan kekuatan keluarga militer, Wen Mian memulai balas dendamnya.