Sejak kecil, An Tang menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana ibunya dan saudaranya dibunuh oleh Li Wan, yang kemudian mencuri hati saudaranya dan memindahkannya ke putranya, Zhou Yichuan. Didorong oleh dendam, An Tang merencanakan untuk mendekati Zhou Yichuan, anak dari pembunuhnya. Selama bertahun-tahun, ia bermain-main dengan bahaya, dan akhirnya berhasil mengirimkan sang pembunuh ke penjara. Namun, meski dendam terbalas, An Tang masih merasa kosong. Ikatan emosionalnya dengan Zhou Yichuan terus mengganggu hatinya, dan perasaan yang sulit diungkapkan itu tak kunjung hilang.